CINTA RAKYAT

Kabid Humas Poldasu Kombes Pol.Dr.Ferry Walintukan, Selamatkan Mobil Warga Mau ditarik Paksa Debt Collector di Tengah Jalan

Bagikan

Medan. Cinta Rakyat – Kabid Humas Poldasu Kombes Pol.Dr.Ferry Walintukan begitu menerima laporan pengaduan masyarakat melalui telepon dinasnya mobil mau ditarik paksa Tim Debt Collector dari ACC beralamat dikawasan Jalan H.Adam Malik Medan menyarankan kepada korban agar segera meminta bantuan hukum ke Polsek terdekat. Senin, 06-04-2026.

Berkat bantuan Kabid Humas Poldasu Kombes Pol.Dr. Ferry Walintukan korban diketahui bernama Bahri (32) warga Medan segera mengarahkan mobil yang mau ditarik paksa ditengah jalan tim debet collector diketahui bernama Marudut Nainggolan CS dari PT.ACC ke Polsek Parapat sesuai arahan Kabid Humas Poldasu Kombes Pol.Dr.Ferry Walintukan.

Setibanya di Polsekta Parapat Bahri didampingi orang tuanya (Udin) beserta keluarga lainnya menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya.

Dalam laporan Bahri kepada petugas dihadapan Kanit Reskrim Polsek Parapat AKP Girsang Sinaga menceritakan awalnya dia beserta keluarga berangkat dari Medan menuju Sibolga untuk menghadiri pesta keluarganya.

Usai pesta, Bahri dan keluarganya kembali ke Medan. Setibanya di kawasan Balige Bahri dan keluarga turun sejenak istirahat disalah satu Mesjid sekaligus melaksanakan sholat Zuhur. Setelah sholat, saat Bahri dan keluarga sudah bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanan, mereka didekati oleh dua pria badan tegap dan menanyakan kepada Bahri apakah bapak atas nama Ricardo pemilik mobil ini, dan dijawab Bahri dengan bukan dan tidak mengenal Ricardo.

Bahri disuruh turun dari mobil untuk cek plat kendaraan dan nomor mesin,  namun Bahri tidak mengindahkan perintah kedua pria yang mengaku dari debt collector tersebut, apalagi orang tua Bahri menyuruh Bahri segera jalankan mobil jangan indahkan ucapan kedua orang ini takutnya kedua orang ini mau merampok mobil kita ujar Udin kepada Bahri.

Karena tidak mau disuruh turun salah seorang debt collector berusaha mencabut kunci kontak mobil namun dihalangi Bahri sambil menutup kaca pintu depan sekaligus membawa mobil menuju arah kantor polisi terdekat sesuai intruksi Kabid Humas Poldasu.

Mengetahui mobil yang mau ditarik paksa bergerak jalan, dua mobil teman debt collector berusaha menghalang halangi mobil yang dikemudikan Bahri.

Karena terus dipepet Bahri berusaha menghindar kemudian membawa mobilnya masuk ke Polsek Parapat sekaligus meminta bantuan kepada polisi yang ada di Polsek Parapat.

Setibanya di Polsek Parapat, Bahri beserta keluarga meminta perlindungan hukum dan diterima Kanit Reskrim Polsek Parapat AKP Girsang Sinaga.

Kepada Kanit Reskrim Polsek Parapat, diceritakan Bahri kronologis kejadiannya.

Demi keamanan mobil agar tidak ditarik paksa oleh tim debt collector mobil dititipkan Udin beserta keluarganya ke Polsekta Parapat, sementara tujuh oknum debt collector dua diantaranya diduga oknum berusaha menghindar saat dikumpulkan di Mako Polsekta Parapat sementara tiga oknum debt collector lainnya berada di Polsek Parapat untuk dimintai keterangan.

Karena hari sudah menjelang malam Bahri beserta keluarganya kembali ke Medan menggunakan mobil rental lain, dan mobil yang dirental dari Medan dititipkan di Polsek Parapat.

Iklan

LOKER

Channel YouTube Cinta Rakyat