Medan, Cinta Rakyat – Suasana penuh keberkahan dan kehangatan menyelimuti kawasan Masjid Raya Al-Mashun Medan, Kamis (26/02/2026). Memasuki hari kedelapan rangkaian kegiatan “Safari Ramadhan”, Majelis Taklim Halimah (MTH) bersama sosok sentralnya, Bunda Indah, menggelar agenda spesial yang memadukan semangat berbagi, edukasi, dan sinergi keamanan. Kali ini, kehadiran tamu istimewa dari jajaran kepolisian, yakni Tim Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pencegahan Penanganan Tindak Pidana Orang (PPO) Polda Sumut, menjadi sorotan utama dalam dialog interaktif yang dihadiri ratusan jemaah.
Sambutan Hangat dan Semangat Berbagi
Kedatangan Bunda Indah di halaman Masjid Raya Al-Mashun disambut dengan antusiasme luar biasa oleh jemaah MTH. Senyum lebar para jemaah menggambarkan eratnya tali kasih antara pemimpin dan anggota. Tidak hanya sekadar berkumpul, semangat Ramadhan langsung ditunjukkan melalui aksi nyata. Sejak sore hari, jemaah MTH telah turun ke jalan membagikan takjil kepada pengguna jalan dan warga sekitar masjid, menebar senyum manis sebagai pembuka puasa bagi siapa saja yang melintas.
Sinergi Polisi dan Umat dalam Dialog Interaktif
Acara semakin meriah dengan kedatangan Kombes Pol. Kristinattara Wahyuningrum, S.H., M.H., Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut. Beliau disambut langsung dengan penuh penghormatan oleh Bunda Indah, menandai dimulainya kolaborasi strategis antara tokoh masyarakat dan aparat penegak hukum. Turut hadir pula Hj. Maya Zaimita, Ketua DPD PIM Sumut dan May Aritonang, Ketua DPC PIM Kota Medan, yang aktif terlibat dalam diskusi, menjembatani aspirasi jemaah dengan materi perlindungan perempuan dan anak.
Dalam sesi dialog interaktif yang dipandu dengan santai namun mendalam, Bunda Indah menyampaikan tausiah menyejukkan hati tentang pentingnya menjaga ukhuwah dan kepedulian sosial di bulan suci. Suasana kian hidup ketika sesi tanya jawab dibuka. Bunda Indah, dengan semangat mendidik, memberikan hadiah langsung kepada setiap jemaah yang berani mengajukan pertanyaan kritis atau mampu menjawab tantangan kuis spontan. “Tidak ada yang pulang dengan tangan hampa, setiap keringat pemikiran dibalas dengan rezeki,” ujar salah satu jemaah dengan gembira.
Penyaluran Bantuan dan Aksi Humanis Polri
Kepedulian terhadap kaum duafa menjadi inti dari kegiatan hari ini. Secara simbolis, perwakilan MTH dari 9 kecamatan di Medan (Medan Petisah, Medan Baru, Medan Polonia, Medan Barat, Medan Timur, Medan Perjuangan, Medan Kota, Medan Maimun dan Medan Area) menerima paket sembako dari Bunda Indah untuk segera didistribusikan. Keistimewaan momen ini bertambah ketika Tim Direktorat Reserse PPA dan PPO Polda Sumut turut serta menyerahkan bantuan secara simbolis, menunjukkan sisi humanis kepolisian yang selalu hadir di tengah masyarakat.
Menjelang azan Maghrib berkumandang, kebersamaan semakin terasa. Bunda Indah, Pengurus PIM Sumut dan Kota Medan, serta jajaran polisi terlihat duduk lesehan di halaman masjid, berbaur tanpa sekat dengan para jemaah dalam suasana kekeluargaan yang akrab. Sambil menunggu waktu berbuka, mereka juga bahu-membahu membersihkan sampah di area halaman masjid, menegaskan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman dan tanggung jawab bersama.
Doa Penutup Penuh Haru
Tepat saat suara azan Maghrib menggema, menyudahi penantian seharian, Bunda Indah memimpin doa dengan suara bergetar haru. “Semoga berbuka puasa bersama ini membawa berkah untuk kita semua,” ucapnya lembut. Kalimat sederhana itu menjadi penutup sempurna bagi hari ke-8 Safari Ramadhan, meninggalkan jejak mendalam tentang persatuan, ilmu, dan kasih sayang yang telah terjalin antara MTH, Polda Sumut, dan seluruh elemen masyarakat Medan.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti nyata bahwa Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat tali silaturahmi, meningkatkan kesadaran hukum, dan memperluas dampak kebaikan bagi sesama.


















