Medan, Cinta Rakyat – Media Center Kodam I/Bukit Barisan (BB), yang lazimnya identik dengan suasana kaku dan rilis resmi, mendadak terasa lebih hangat pada Kamis, 4 Juni 2026. Sekat antara aparat dan insan pers seolah mencair di sekitar meja bundar, ditandai dengan hangatnya aroma kopi dan teh yang tersaji.
Tanpa terikat protokoler militer yang ketat, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/BB, Kolonel Inf Sandy, SIP, MHan, berbaur langsung dengan para jurnalis Sumatera Utara. Dalam diskusi dua jam yang berakhir pukul 12.00 WIB tersebut, Kolonel Sandy menekankan urgensi untuk “menyelaraskan persepsi” antara institusi militer dan media.
Hal serupa disampaikan oleh Wakil Kepala Penerangan (Wakapendam) I/BB, Letkol Inf Parada T. Napitupulu. Mengingat pengalamannya bertugas di Manado, Parada menilai bahwa kedekatan dengan wartawan harus dibangun atas dasar rasa saling memahami. Ia juga secara terbuka mengakui adanya keterbatasan anggaran di satuan Penerangan jika dibandingkan dengan unit lain seperti Intelijen. Meski demikian, ia memastikan komitmen Kodam untuk menjaga kemitraan yang maksimal dengan awak media.
Diskusi ini juga dihadiri oleh jajaran internal, meliputi Kasi Media Elektronik Mayor Caj Lisbeth H. Manurung, Kaur Metak Kapten Caj Ita Sitepu, dan Kasi Medol Kapten Czi Yudi Harsanto. Mereka bersepakat bahwa publikasi kegiatan Kodam memerlukan kolaborasi yang lebih erat dengan pers.
Dari sisi strategis, Waaster Kasdam I/BB, Letkol Inf Restu Simbolon, yang hadir mewakili Aster Kasdam Kol Inf Mochamad Fuad Suparlin, SIP, MTr(Han), menyinggung prestasi Kodam I/BB yang meraih Juara Kedua dalam Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TMMD ke-128 di Langkat. Ia kemudian mengalihkan fokus pada agenda Karya Bakti Skala Besar di Nias. “Sebaik apa pun program TNI, akan sia-sia jika tidak diketahui publik,” tegas Restu, sembari mengajak media untuk mengawal pemberitaan guna mendongkrak citra positif TNI dan membantu masyarakat.
Menutup sesi, Kolonel Sandy kembali memberikan tantangan agar wartawan lebih aktif mengikuti kompetisi jurnalistik. Pertemuan yang berakhir siang hari ini ditutup dengan optimisme menyambut agenda puncak, yaitu penutupan Karya Bakti Skala Besar oleh Kasad Jenderal Maruli Simanjuntak. Di Medan, sinergi TNI dan pers pun terbukti bukan sekadar janji, melainkan langkah nyata menjaga kepercayaan publik.

















