CINTA RAKYAT

Merah Putih Memanggil, Sebulan Tinggalkan Keluarga,TNI Polri Wujudkan Pembangunan Negeri

Bagikan

Langkat, Cinta Rakyat – TNI dilahirkan dari “Rahim” rakyat Indonesia. Karena itu, TNI tidak boleh menyakiti hati rakyat.Hubungan TNI dan rakyat ibarat ikan dan air, Ikan tidak akan hidup tanpa air. Rakyatlah yang mengandung, merawat, dan membesarkan TNI,”

Kita ketahui bahwa TNI dikenal sebagai pasukan militer yang mempunyai kemampuan seperti Jago Perang, Jago Tembak, Jago Beladiri dan Jago Navigasi untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Invasi Negara Asing yang ingin merongrong Negeri ini. Namun dimasa damai, TNI dituntut untuk melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP yang bertujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup rakyat Indonesia.

Melalui kegiatan Bhakti TNI, demi kesejahteraan rakyatnya TNI harus mampu silangkan senjata dan menggantinya dengan berbagai macam perkakas guna membantu Pemerintahan Daerah (Pemda) dalam membangun infrastruktur dan sarana prasarana yang menjadi kebutuhan masyarakat banyak.Tuntutan tugas yang begitu besar, membuat anggota TNI dituntut harus Multi Talenta dalam berbagai bidang.

Berkolaborasi dengan Polri,Pemkab dan warga masyarakat,Kodim 0203/Langkat Korem 022/PT Kodam I/BB melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa
(TMMD) ke-128 di wilayah Desa Kelantan Luar,dan Desa Pasar Rawa,Kecamatan Gebang,Kabupaten Langkat,Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dimulai dari 22 April .

Kegiatan mendukung program pemerintah dalam percepat pembangunan wilayah pedesaan ,Kodim 0203/Langkat implementasikan operasi militer selain perang (OMSP) sesuai Undang-Undang Nomor. 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat (1),tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara dan tugas TNI dalam Operasi Militer Perang (OMP) juga melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam keadaan damai, khususnya dalam kontek ini membantu Pemerintah Daerah (Pemda/Pemkab) dalam aksi mewujudkan pembangunan infrastruktur

Melalui tugas operasi militer selain perang (OMSP), Kodim 0203/Langkat mengajak warga masyarakat agar mendukung kegiatan TMMD 128 di Desa Pasar Rawa dan Desa Kelantan Luar, Kec.Gebang, Kab.Langkat.

Kehadiran TNI di lapangan bukan sekadar untuk menyelesaikan pembangunan saja,sekaligus menunjukan kepedulian bahwa TNI peduli dengan kesulitan rakyat dan siap membantu pemerintah menciptakan pembangunan infrastruktur.

Berkolaborasi dengan instansi terkait, Kodim 0204/Langkat memperjuangkan kehidupan manusia yang butuh dan sangat butuh bantuan pembangunan jalan bagus dan air bersih di kawasan pesisir yang dulunya dikenal Hutan Mangrove tersebut.

Kehadiran dan kepedulian Kodim 0203/Langkat bersama Pemkab Langkat ke wilayah yang sempat ter-abaikan tersebut untuk mewujudkan pembangunan membantu Pemkab dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128 Tahun 2026.

Melalui tugas Operasi militer Selain Perang (OMSP), Kodim 0203/Langkat mewujudkan pembangunan membantu Pemkab dan warga masyarakat demi tercapainya pembangunan merata sehingga terwujud peningkatan ekonomi dan Generasi Emas Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pekerjaan sasaran fisik dan non fisik.Untuk pekerjaan fisik Kodim 0203/Langkat melaksanakan pekerjaan :

  1. Pelebaran dan pengerasan badan jalan sepanjang 1.500 m x 4 m yang menghubungkan Dusun I, II dan III Desa Pasar Rawa Kec. Gebang Kab. Langkat
  2. Normalisasi/pembersihan parit sepanjang 1.500 m.
  3. Pembuatan jembatan panjang 6 m x 4 m
  4. Bedah rumah tidak layak huni (RTLH) milik Ibu Rida Wahyuni Rao
  5. Bedah rumah tidak layak huni milik bapak Miswandi
  6. Bedah rumah tidak layak huni milik bapak Irwansyah
  7. Bedah rumah tidak layak huni milik Ibu Juraida
  8. Bedah rumah tidak layak huni milik bapak Suzana
  9. Pembuatan sumur bor dan 2 (dua) MCK titik 1
  10. Pembuatan sumur bor dan 2 (dua) MCK titik 2
  11. Pembuatan sumur bor titik 3
  12. Pembuatan sumur bor titik 4
  13. Pembuatan sumur bor titik 5
  14. Pembuatan MCK titik 5
  15. Pembuatan Pos Kamling
  16. Pembuatan gorong-gorong titik 1
  17. Pembuatan gorong-gorong titik 2

Sasaran Fisik Tambahan

  1. Pembuatan Platdecker titik 1
  2. Pembuatan Platdecker titik 2
  3. Pembuatan Platdecker titik 3

Sasaran Non Fisik

  1. Penyuluhan Bela Negara
  2. Penyuluhan Wawasan Kebangsaan
  3. Penyuluhan/Sosialisasi Hukum dan Kamtibmas
  4. Penyuluhan/Sosialisasi Bahaya Narkoba
  5. Penyuluhan/Sosialisasi KB Kesehatan
  6. Penyuluhan Perikanan dan Peternakan

Sasaran Tambahan Program Unggulan Kasad

  1. Ketahanan Pangan 1 Ha
  2. Paket Makanan Tambahan Penderita Stunting 100 Paket

Sejarah Desa Pasar Rawa

Desa Pasar Rawa di Kecamatan Gebang, Langkat, merupakan wilayah pesisir yang dulunya mengalami kerusakan ekosistem Mangrove cukup parah akibat perambahan untuk bisnis arang pada tahun 2004. Kini, desa tersebut bertransformasi menjadi pusat konservasi Mangrove yang produktif melalui Kelompok Tani Hutan (KTH) Penghijauan Maju Bersama, menjadikannya desa berbasis pertanian dan perikanan yang menjaga lingkungan.

Lokasi & Geografis

Terletak di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Desa ini berbatasan dengan Air Hitam (Utara), Bukit Mengkirai (Selatan & Timur), dan Kwala Gebang/Paya Bengkuang (Barat).

Sejarah Lingkungan

Tahun 2004 menjadi titik terendah ekosistem desa karena tingginya perambahan mangrove untuk bahan baku arang. Hal ini menyebabkan hilangnya mata pencaharian warga.

Pemulihan (Konservasi)

Warga kemudian sadar dan membentuk KTH Penghijauan Maju Bersama untuk memulihkan hutan Mangrove yang rusak. Upaya ini berhasil mengembalikan ekosistem pesisir. Mayoritas penduduk bekerja sebagai petani dan nelayan, dengan total penduduk mencapai lebih dari 12.000 jiwa (termasuk berbagai dusun di sekitarnya). Selain pertanian, desa ini kini menonjol dalam pengelolaan hutan desa dan perlindungan Mangrove. Desa Pasar Rawa merupakan contoh keberhasilan peralihan dari perusakan lingkungan menuju pengelolaan hutan lindung berbasis masyarakat.

Iklan

LOKER

Channel YouTube Cinta Rakyat