Batubara, Cinta Rakyat – Kodim 0208/Asahan melalui Koramil 04/TL telah merampungkan pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sumber Tani, Dusun III, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara, Kamis (21/5/2026). Jembatan tersebut kini sudah dapat dimanfaatkan sebagai akses penghubung antarwilayah masyarakat guna mendukung kelancaran mobilitas warga dan konektivitas antar dusun.
Dalam kegiatan tersebut, personel Koramil 04/TL Kodim 0208/Asahan bersama masyarakat melaksanakan pembangunan Jembatan Aramco yang menghubungkan Dusun II dengan Dusun III Desa Sumber Tani. Kegiatan pembangunan tersebut merupakan program yang diinisiasi melalui gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung pembangunan infrastruktur bagi masyarakat. Kerja sama antara TNI dan masyarakat berlangsung dengan semangat gotong royong hingga tahap akhir pengerjaan selesai dilaksanakan.
Tahapan pekerjaan diawali dengan pembongkaran jembatan lama, penyiapan lokasi, penyusunan material, pemasangan pelat baja Aramco, pembuatan pondasi, penimbunan, pemadatan, hingga pengecoran lantai jembatan. Pada tahap akhir dilakukan pengecatan warna merah putih sebagai finishing penyelesaian jembatan. Pembangunan turut didukung penggunaan alat berat excavator, molen, angkong, cangkul, sekop, serta peralatan tukang lainnya guna mempercepat proses pengerjaan di lapangan.
Material yang digunakan dalam pembangunan di antaranya Jembatan Aramco diameter 2 meter dengan panjang 6 meter, semen, pasir, batu padas, kerikil pecah, papan, broti, baut dan perlengkapan pendukung lainnya. Dengan selesainya pembangunan tersebut, jembatan kini dapat dimanfaatkan masyarakat sehingga semakin aman dan nyaman digunakan oleh warga dalam beraktivitas sehari-hari.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, S.I. P. menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu kebutuhan masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi dan aktivitas sehari-hari warga di wilayah pedesaan.
“Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga antar dusun agar semakin lancar, aman dan nyaman digunakan,” ujar Kapendam.

















