Langkat, Cinta Rakyat – Jam dinding di posko taktis terus berdetak, dan bagi para prajurit berpakaian loreng itu, setiap detiknya kini terasa seperti taruhan harga diri.
Hanya tersisa satu hari, 24 jam terakhir, sebelum program TMMD ke-128 resmi ditutup esok hari.
Di tengah batas waktu yang kian mencekik leher, ritme kerja di lokasi pembangunan fasilitas air bersih dan MCK di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, justru meledak dalam kegaduhan yang produktif.
​Di bawah sengatan matahari pesisir yang membakar kulit, baju loreng para prajurit tampak basah kuyup, legam oleh peluh yang bercampur debu tanah rawa.
Fase ini bukan lagi soal membangun, melainkan menyempurnakan. Semen-semen terakhir dipoles, instalasi listrik pompa dipastikan aman, dan keran-keran air diuji coba satu per satu.
​”Hari ini adalah pembuktian komitmen kami. Kami mengejar tenggat 24 jam ini dengan totalitas tanpa sedikit pun mengurangi mutu,” ujar Pasiter Kodim 0203/Langkat, Kapten Inf Supriadi.
Targetnya jelas: esok pagi saat upacara penutupan digelar, seluruh keran air sudah harus mengucur deras tanpa kendala, menyudahi dongeng pilu tentang asinnya air payau yang membelenggu warga selama ber-generasi.

















