MEDAN, Cinta Rakyat – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai suasana di Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, pada Sabtu pagi (16/5). Puluhan warga, tokoh masyarakat, hingga aparatur pemerintah setempat turun tangan dalam kegiatan Gotong Royong Massal yang dilaksanakan di sepanjang Jalan Speksi Sungai Bederah dan area Taman Pemakaman Umum (TPU) Terjun, Lingkungan 2.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB (dengan persiapan sejak pukul 08.30 WIB) ini mengusung semangat “Bersih Lingkungan, Sehat Masyarakat, Kuat Persaudaraan”. Hadir langsung memimpin kegiatan, Lurah Terjun A. Zukri Alrasyid, S.Sos., M.I.P. beserta jajaran, serta puluhan elemen organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Sinergi Lintas Elemen: Dari Pemerintah hingga Akar Rumput
Gotong royong ini dihadiri oleh unsur pemerintahan, keamanan, dan organisasi masyarakat yang lengkap, antara lain:
- Camat Medan Marelan, Sekretaris Camat, dan Kasi Sarpras Kecamatan Marelan;
- Koordinator Tim Kebersihan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas;
- Pengurus LPM, Karang Taruna, dan seluruh Kepala Lingkungan se-Kelurahan Terjun beserta istri;
- Perwakilan KNPI, Pemuda Pancasila (PP), AMPI, IPK, PKN, Poros Muda, FKPPI, RAPI 020103, PPM, KOMBAT, serta tokoh masyarakat dan pemuda;
- Anggota Linmas Kelurahan Terjun.
Kehadiran sebanyak 22 elemen ini menunjukkan tingginya tingkat partisipasi dan kesadaran kolektif warga Terjun dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan tempat tinggal.
Fokus Pembersihan: Sungai dan Area Publik
Peserta gotong royong terbagi dalam beberapa pos kerja. Sebagian fokus membersihkan sampah plastik, ranting, dan limbah domestik di bantaran Sungai Bederah, sementara tim lain merapikan area TPU Terjun dan saluran drainase di sekitarnya. Peralatan sederhana seperti sapu lidi, cangkul, karung sampah, dan sarung tangan digunakan secara efektif dengan prinsip ramah lingkungan.

“Gotong royong bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tapi juga media mempererat silaturahmi dan membangun karakter gotong royong sebagai identitas bangsa,” ujar Lurah Terjun A. Zukri Alrasyid, S.Sos., M.I.P. saat memberikan arahan singkat sebelum kegiatan dimulai. Ia juga mengapresiasi antusiasme warga dan berharap kegiatan serupa dapat dijadwalkan secara rutin setiap bulan.
Dampak Nyata: Lingkungan Bersih, Warga Sehat, Hubungan Erat
Dalam waktu dua jam, hasil yang dicapai cukup signifikan: puluhan karung sampah berhasil dikumpulkan, saluran air yang sebelumnya tersumbat kembali lancar, dan area TPU tampak lebih rapi dan layak. Selain dampak fisik, kegiatan ini juga memperkuat koordinasi antar-lembaga dan menumbuhkan rasa memiliki warga terhadap ruang publik di kelurahan mereka.

Komitmen Berkelanjutan: Dari Aksi ke Budaya
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan komitmen bersama untuk menjadikan gotong royong sebagai budaya rutin, bukan sekadar seremonial.
Dengan semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, dan warga, Kelurahan Terjun membuktikan bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama. Seperti pepatah lokal: “Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing” – kebersihan dan keindahan lingkungan adalah tanggung jawab kita semua.


















