Aceh Tamiang, Cinta Rakyat – Bunda Indah kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan logistik (makanan, sembako, pakaian dan kasur) kepada warga Aceh Tamiang juga Langsa yang terdampak banjir. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk respon cepat terhadap kondisi warga yang harus mengungsi dan mengalami keterbatasan kebutuhan sehari-hari akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Jumat (05/12/2025)
Berikut dibawah ini pesan-pesan Bunda Indah yang disampaikan kepada awak media,
“Saudara-saudaraku yang tertimpa musibah..Bunda Indah ikut sedih. Terpukul dalam batin bunda dengan kejadian-kejadian musibah yang dialamin masyarakat yang tertimpa musibah bencana banjir”.
“Bunda tiap hari turun, melihat dan terjun langsung kepada saudara-saudaraku yang di Medan maupun di Aceh Tamiang.. Bunda ikut merasakan apa yang kalian rasakan dalam musibah bencana banjir ini”.
“Dalam posisi tubuhku sakit, kemampuanku terbatas.. Aku berjalan dengan terseok-seok. Keadaanku yang pas-pasan sekalipun dalam lemah tubuhku.. Barang-barangku yang berharga ku jual hanya untuk meringankan beban penderitaan orang lain… Rezeky ku aku punya semua aku wakafkan, setiap hari hanya untuk membantu orang-orang yang lemah dan terkena bencana yang di rasakan oleh saudara2ku”.
“Aku datang bukan untuk minta pujian ataupun untuk di posting-postingkan, tapi Bunda Indah lakukan memang hoby dan kebiasaanku dari kecil adalah membahagiakan orang yang lagi susah dan membutuhkan.. Aku suka syiar dan sedekah dalam mencontoh sifat-sifat dan hobyku supaya bisa semua berjamaah dalam menebarkan kebaikan”.
“Semua aku jalankan dalam kebiasaanku itu adalah hanya untuk persiapan kematianku dalam menjemput ridho ALLAH lain tdk ada”.
“Aku hanya Takut hidup di dunia seandainya aku di panggil ALLAH suatu saat, apakah aku bisa berguna bagi banyak orang?”
“Aku tidak pernah takut hidup dalam kemiskinan, fitnah orang dan tidak di hargai dalam perjuangan ku, untuk siapapun maupun untuk negara”.
“Yang ku harapkan dalam sisa umurku jadilah hamba yang selalu ingat dosa. Ingat hidup adalah sementara. Harta dunia adalah kotoran, jadilah hamba yang bertaqwa dan selagi masih di berikan nafas gunakan sebaik-baiknya untuk banyak-banyak lah membantu orang. Berikan sedekah jariahmu, berikan ilmu yang bermanfaat supaya kelak hidup kita dan keturunan kita kelak akan bahagia dunia akhirat”.
“Itulah sedikit cerita singkatku.. Semoga kita semua bisa berbuat untuk terjun langsung kepada si miskin yang membutuhkan, bukan hanya turun ke jalan lalu posting-postingan karena ada bencana banjir dan lain-lain, tapi lakukanlah setiap hari untuk berbagi hartamu dan rezekimu. Bersentuhan langsung, peluk tubuh-tubuh dan tangan-tangan kotor itu sambil mengingat kematian kita bisa tiba-tiba datang. Dan bertobatlah supaya kita sadar kita hanya seorang hamba ALLAH”.
Dalam penyaluran tersebut, Bunda Indah menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk bersama-sama mendukung upaya penanggulangan bencana dan pemulihan di wilayah yang terdampak.
Warga Aceh Tamiang dan Langsa menyambut baik pemberian bantuan ini dan mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas kepedulian serta perhatian yang diberikan. Semoga distribusi bantuan yang telah dilakukan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak oleh banjir.



















