Medan, Cinta Rakyat – Setelah menghabiskan satu pekan penuh menyalurkan bantuan bagi korban banjir di sejumlah titik di Kota Medan, Bunda Indah Pimpinan Majelis Taklim Halimah bersama timnya pada hari ini bertolak menuju Aceh Tamiang. Keberangkatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian lanjutan terhadap warga yang masih terdampak banjir di wilayah tersebut. Medan, Jumat (05/12/2025).
Selama sepekan terakhir, Bunda Indah aktif turun langsung ke lapangan, memberikan bantuan logistik dan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak banjir di Medan terpenuhi. Aksi cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang merasa terbantu dengan kehadiran dan dukungan yang diberikan.
“Hari ini Bunda Indah bersama dengan ibu-ibu majelis, ini sebagian yang rumahnya kena dampak banjir, yang sudah hilang tanpa bekas bahkan barang-barang mereka semua hilang. Tapi sayangnya sanggup membantu sebatas apa yang saya punya, cuma saya tidak pernah mundur dalam tugas saya sebagai seorang hamba.” ucap Bunda Indah Ketua Umum Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA) terbata terlihat menahan kesedihan yang mendalam untuk para korban banjir.
Bunda Indah Pembina Perempuan Indonesia Maju (PIM) juga menyebutkan, “Banyak orang kaya yang bisa memberikan orang sedekah, tapi untuk turun kejalan yang kita harapkan untuk menyentuh hati mereka (korban banjir) itu yang sulit kita jumpai. Seharusnya Indonesia ini tidak ada dampak kemiskinan, kelaparan kalau ini semua bisa bersatu”.
“Harus siap menerima resiko karena dalam satu buah keikhlasan akan mendatangkan buah-buah yang manis dan lezat. Yakin kepada seluruh yang terkena dampak banjir Sumatera Utara maupun Aceh yang saya cintai, saya yakin kepada masyarakat akan sabar, tabah dan menerima karena ini bukan hak kita melainkan hak Allah. Semua apa yang kita punya kembalikan lagi kepada Allah dengan suatu keikhlasan. Inshaa Allah, Allah akan memberikan sesuatu yang pasti terbaik bagi kita semuanya. Insaa Allah kita bisa introspeksi diri, kita bisa bertobat untuk menjadi sebagai hamba yang bertakwa kepada Allah,” sebut Pembina Bunda Fondation Bunda Indah.
Rencananya, setibanya di Aceh Tamiang, Bunda Indah dan tim akan kembali menyalurkan bantuan serupa serta melakukan pemantauan kondisi di beberapa lokasi banjir guna membantu penanganan darurat berjalan optimal.



















