Natuna, Cinta Rakyat – Komunikasi sosial (Komsos) adalah merupakan metode pembinaan teritorial (Binter) bertujuan meningkatkan keharmonisan dan kerjasama yang baik dengan segenap komponen masyarakat di wilayah binaan sehingga dapat mendukung terciptanya suasana Kamtibmas di wilayah binaan.
Hal tersebut disampaikan Dansatgas TMMD 123 Kodim 0318/Natuna melalui Pasiter Lettu Arh E.Sinurat, Senin (24/02/2025). Ia menyampaikan bahwa Komsos selain metode memperat hubungan dengan seluruh komponen masyarakat juga bertujuan untuk saling bertukar informasi dan juga untuk menyampaikan Informasi terbaru serta Kesulitan atau kendala yang timbul ditengah-tengah warga binaan.
Seperti dilokasi TMMD 123 Kodim 0318/Natuna yang digelar di Desa Selemam Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna. Disini personel Satgas usai bekerja melaksanakan pekerjaan fisik mangkal berbaur bersama masyarakat di warung ataupun dirumah keluarga asuh ibu Mariam dan di warung Ibu Nurija.
Bersama warga para personel Satgas menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kekompakan, kebersamaan dan keakraban antar sesama warga dan jangan lupa menjaga kebersihan diri baik didalam keluarga, lingkungan sekelilingnya karena bila kita bersih, keluarga bersih, sekeliling tempat tinggal kita bersih secara otomatis kita sehat, keluarga sehat, lingkungan sehat secara umum menjadi sehat dan kuat.
Dalam Komsos tersebut, Prajurit Garda Pati tidak lupa mengingatkan tentang kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal jangan membuang sampah sembarangan karena bisa menyebabkan tersumbatnya aliran air bila datang hujan kapasitas tinggi dapat menyebabkan banjir dan bila tidak ada hujan bisa menyebabkan tempat berkembangnya nyamuk Malaria yang bisa menimbulkan penyakit DBD dikarenakan gigitan nyamuk Malaria,” sebutnya.
Kehadiran personel Satgas TMMD ternyata bukan hanya mewujudkan pembangunan, melainkan juga menambah persaudaraan dan keluarga sehingga terciptalah pembinaan teritorial (Binter) yang mantap dan kokoh.
Dalam kegiatan lintas sektoral tersebut rumah warga desa menjadi tempat untuk menginap personel Satgas TMMD lebih kurang selama 30 hari. Kebersamaan Satgas bersama orang tua asuh di harapkan terwujudnya Kemanunggalan TNI-Rakyat.
Seperti yang di lakukan Prajurit Garfa Pati dirinya membantu Ibu Mariam sekaligus orang tua asuh menyiapkan memasak makan pagi dan siang sebelum berangkat ke lokasi pengerjaan kegiatan TMMD 123.
“Kami (Satgas) bergantian membantu orang tua asuh menyiapkan makanan yang akan di santap saat makan bersama,” ujarnya.
Dikatakan Ibu Mariam para Satgas juga secara bergantian membantu membersihkan pekarangan rumah, menyapu rumah dan pekerjaan rumah lainnya.Ibu Mariam orang tua angkat anggota Satgas lainya merasa terharu dengan apa yang di lakukan anak asuhnya.
“Saya sudah menganggap mereka sebagai anak sendiri, mereka baik dan sopan serta mau membantu ibu memasak dan bersih-bersih rumah,” ucapnya.
Pasiter berharap, hubungan emosional yang sudah terjalin antara prajurit dan warga akan tetap terjalin sepanjang masa, meskipun kegiatan TMMD nanti sudah dinyatakan selesai.
“Saya sangat senang melihat keakraban yang terjalin antara orangtua asuh dengan Satgas TMMD. Mereka sudah seperti ikatan keluarga antara ibu, bapak, anak, adik dan kakak,” ungkapnya.
Dia melihat tidak ada rasa sungkan ataupun canggung yang diperlihatkan personel Satgas saat berinteraksi dengan orangtua asuh dan anak-anaknya. Baik saat makan bersama, belajar maupun bercanda.
“Semoga ikatan silaturahmi ini tetap terjalin meskipun para personel Satgas ini nanti sudah kembali ke satuan masing-masing,” tandasnya.



















