CINTA RAKYAT

Tim Dosen IKH Gelar Sosialisasi Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Menjadi Kompos Ramah Lingkungan

Bagikan

SERGEI, Cinta Rakyat – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat, Tim Dosen IKH (Institut Kesehatan Helvetia) menggelar kegiatan sosialisasi pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi kompos yang ramah lingkungan.

Pada kesempatan itu Linda Hernike Napitupulu, selaku Ketua Tim Dosen IKH didampingi Ani Deswita Chaniago dan mahasiswa lainnya sebagai anggota, menyampaikan bahwa sampah merupakan permasalahan lingkungan yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Sampah yang dihasilkan berasal dari rumah tangga dan didominasi oleh limbah organik seperti sisa makanan, sayuran, buah-buahan serta daun kering.

“Rendahnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik menyebabkan sampah tersebut dibuang begitu saja disamping rumah atau dibelakang rumah. Kondisi ini menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan seperti pencemaran tanah dan air, bau tidak sedap yang menjadikan tempat bersarangnya serangga juga vektor penyakit sehingga dapat menurunkan kualitas kesehatan masyarakat,” terang Linda.

Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kali ini mengambil tema “Sosialisasi Pemahaman Tentang Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga Menjadi Kompos Ramah Lingkungan Dalam Upaya Mewujudkan Lingkungan Yang Lebih Sehat di Desa Celawan Dusun 12 Kec. Pantai Cermin Kab. Serdang Bedagaiā€ yang diselenggarakan oleh Tim dosen Institut Kesehatan Helvetia (IKH) pada hari Sabtu tanggal 31 Januari 2026 yang lalu.

Acara berlangsung secara sederhana itu diadakan di salah satu rumah warga diisi dengan penyuluhan secara interaktif dan diskusi bersama dilanjutkan simulasi pembuatan kompos dari bahan limbah organik rumah tangga.

Dengan antusias peserta mengikutinya, terutama saat mereka diminta menyebutkan contoh apa saja yang dapat dijadikan kompos dan manfaat mengolah limbah organik rumah tangga. Masyarakat menyambut baik kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang lebih sehat.

Linda Hernike Napitupulu juga menambahkan bahwa kegiatan PKM ini menjadi bukti nyata komitmen Institut Kesehatan Helvetia dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan berkontribusi langsung dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dan kesehatan.

“Melalui kegiatan ini masyarakat semakin bersemangat untuk memanfaatkan lahan kosong dipekarangan rumah masing-masing untuk berkebun sayur-sayuran. Pupuk yang diperlukan untuk sayuran tersebut tidak perlu dibeli lagi karena sudah tersedia dan juga kegiatan ini berkontribusi membantu masyarakat hidup lebih mandiri,” pungkasnya.

Iklan

LOKER

Channel YouTube Cinta Rakyat