Pangdam I/Bukit Barisan: Kenaikan Pangkat Wajib Disertai Rasa Syukur dan Kerendahan Hati
MEDAN, Cinta Rakyat — Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, mengingatkan seluruh prajurit yang baru saja naik pangkat agar menjadikan momen ini sebagai amanah untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas pengabdian serta tanggung jawab di tempat tugas. Pesan tersebut disampaikannya langsung dalam upacara Tradisi Laporan Korps Kenaikan Pangkat anggota Kodam I/BB. Acara berlangsung di Aula Manunggal pada Kamis, 1 Oktober 2026, mulai pukul 09.30 WIB.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kasdam I/BB, Irdam I/BB, Kapoksahli, para Asisten Kodam, para Kabalakdam, serta perwira menengah yang menerima kenaikan pangkat. Kehadiran Ketua Persit Chandra Kirana I/BB beserta Pengurus Daerah I/Bukit Barisan juga menambah kehangatan acara yang merupakan tradisi penghormatan satuan bagi personel yang naik pangkat ini.
Pada periode kali ini, sebanyak 299 anggota Kodam I/BB mendapatkan kenaikan jenjang kepangkatan. Rinciannya, 33 orang termasuk golongan Perwira Menengah — terdiri dari 6 Kolonel, 3 Letnan Kolonel, dan 24 Mayor.
Mayjen Hendy Antariksa menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar perubahan gelar atau jabatan, melainkan amanah yang dititipkan negara kepada setiap prajurit. "Setiap kenaikan satu tingkat adalah kepercayaan dari negara. Oleh karena itu, pengabdian yang tulus menjadi syarat utama dalam menjalankan tugas ke depannya," ujarnya.
Ia menambahkan, pencapaian ini tidak datang dengan sendirinya, melainkan buah dari proses panjang, dedikasi, kesetiaan, serta prestasi yang ditunjukkan selama berdinas. Atas dasar itulah, ia mengajak seluruh prajurit untuk memanjatkan rasa syukur. Kenaikan pangkat adalah anugerah dan kepercayaan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. "Intinya, setiap prajurit wajib bersyukur, karena semua ini adalah nikmat yang Tuhan berikan," tegas Pangdam.
Selain bersyukur, sikap rendah hati juga ditekankan. Pangkat yang lebih tinggi tidak boleh melahirkan kesombongan atau keangkuhan. Pangdam juga mengingatkan agar tidak terlalu cemas memikirkan masa depan, melainkan fokus menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh dan semangat pantang menyerah. Setiap pengabdian yang tulus akan membawa jalan yang terbaik.
"Prajurit tidak perlu cemas akan kehidupan atau masa depan. Tuhan akan menuntun karier dan kehidupan kita ke arah yang baik. Tetaplah teguh dan pantang menyerah," ucapnya menyemangati.
Pangdam berharap kenaikan pangkat ini menjadi pendorong bagi seluruh personel untuk semakin profesional, berdedikasi, dan memberikan pengabdian yang lebih besar bagi bangsa dan negara. Semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tanggung jawab yang dipikul. Oleh karenanya, setiap prajurit diharapkan mampu menjaga kepercayaan yang telah diberikan, serta senantiasa menyumbangkan kemampuan terbaiknya bagi satuan dan masyarakat luas.
