Jumat Berkah Di Jakarta Dan Medan, Bersama Bunda Indah Pimpinan Majelis Taklim Halimah Secara Rutin Tebarkan Kepedulian dan Kebahagiaan
JAKARTA , Cinta Rakyat – Hari Jumat merupakan hari istimewa yang penuh keberkahan bagi umat Islam. Menjadikan momentum tersebut sebagai ladang ibadah dan berbagi kebaikan, Bunda Indah, Pimpinan Majelis Taklim Halimah (MTH), secara rutin menggelar kegiatan Sedekah Jumat Berkah sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Jumat, 30 Oktober 2026.
Kali ini, kegiatan berbagi dilaksanakan di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Dengan penuh keikhlasan, ratusan nasi kotak beserta bantuan uang tunai dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, di antaranya pengemudi ojek online (ojol), sopir angkutan kota (angkot), pemulung, pedagang asongan, serta warga kurang mampu.
Senyum dan rasa syukur dari para penerima bantuan menjadi kebahagiaan tersendiri dalam kegiatan tersebut. Bagi Bunda Indah dan keluarga besar MTH, berbagi bukan sekadar memberikan makanan maupun bantuan materi, melainkan juga menghadirkan kasih sayang, kepedulian, dan kebahagiaan bagi sesama.
Semangat kebaikan yang sama juga dilakukan oleh pengurus dan jemaah Majelis Taklim Halimah Medan, Sumatera Utara. Mereka turut melaksanakan kegiatan Jumat Berkah secara rutin dengan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa jarak bukanlah penghalang untuk menebarkan kebaikan. Baik di Jakarta maupun di Medan, keluarga besar Majelis Taklim Halimah terus berupaya menjaga semangat berbagi dan mempererat tali silaturahmi melalui kegiatan sosial yang dilandasi nilai-nilai keislaman.
Sebelumnya, pengurus dan jemaah MTH Medan-Sumut juga melaksanakan ziarah ke makam almarhum Rizky Adiguna, ananda Bunda Indah, yang dimakamkan di kawasan Sei Batu Gingging. Ziarah tersebut menjadi momen penuh doa dan penghormatan, sekaligus pengingat akan pentingnya mendoakan mereka yang telah mendahului.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Bunda Indah bersama keluarga besar Majelis Taklim Halimah berharap semangat kepedulian, persaudaraan, dan keikhlasan dalam berbagi senantiasa tumbuh di tengah masyarakat.
Sebagaimana nilai yang diajarkan dalam Islam, sedekah tidak harus menunggu seseorang memiliki harta berlimpah. Sebab, sekecil apa pun kebaikan yang diberikan dengan ikhlas akan bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Semoga setiap nasi yang dibagikan menjadi keberkahan, setiap bantuan menjadi amal jariyah, dan setiap langkah kebaikan menjadi jalan untuk meraih rida Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

